Soal Ujian Semester Ganjil Mapel Matematika Tahun Pelajaran 2017-2018

12:10:00 PM 0
Sudah lama sekali rasanya tidak menulis di blog ini. Mengingat banyaknya kesibukan yang luar biasa. Kali ini saya mencoba meluangkan waktu sedikit untuk menulis sedikit di blog ini. yah hanya sekedar upload Soal Ujian Semester Ganjil Mapel Matematika Tahun Pelajaran 2017-2018.

Uploadan kali ini hanya soalnya saja yah. Untuk jawabannya silahkan di cari sendiri. Soal yang saya berikan sangat mudah kok. Mengingat kesibukan yang tidak ada habisnya maka saya cuma nulis sedikit saja. Itung-itung untuk mengisi blog yang sudah lama vakum di dunia perbloggeran. (hehe)

nilai mutlak

grafik nilai mutlak $y=|x|$ (kredit gambar by Wikipedia)


Semoga bisa membantu teman-teman semua .... Untuk jawabannya bisa di coret-coret di kolom komentar jika ada yang merasa kesulitan..

Silahkan unduh disini.

Soal Ujian Semester Ganjil Mapel Matematika Tahun Pelajaran 2017-2018 Kelas XII Program Teknologi

Soal Ujian Semester Ganjil Mapel Matematika Tahun Pelajaran 2017-2018 Kelas X Semua  Program Keahlian



Semoga bermanfaat

Bahas Soal Matematika Kelas X Kurikulum 2013 Uji Kompetensi 2.1 Tentang SPLTV

12:46:00 PM 0
Halo sobat blogger, kali ini blog matematika akan membagikan postingan tentang Pembahasan Soal Matematika Kelas X Kurikulum 2013 Uji Kompetensi 2.1 Tentang SPLTV. Mudah-mudahan selanjutnya bisa membahas semua soal-soal uji kompetensi di buku kurikulum 2013 edisi revisi 2017 khusunya kelas X

Berikut tampilan soalnya... Untuk sementara masih dua nomor soal dulu yah. Kedepannya saya bahas semuanya. Tetapi secara bertahap tentunya.


Bahas Soal Matematika Kelas X Kurikulum 2013 Uji Kompetensi 2.1 Tentang SPLTV

Mari kita bahas satu-persatu soal diatas. dimulai dari soal nomor 1.

1. Apakah persamaan-persamaan berikut ini membentuk sistem persamaan linear tiga variabel Berikan alasan atas jawabanmu.

a. $2x+5y2z=7$ dan $2x-4y+3z=3$

b. $x-2y+3z=0$ dan $y=1$ dan $x+5z=8$

Penyelesaian : 

Jawaban saya untuk soal nomor 1 ini tentunya ya bentuk diatas adalah termasuk sistem persamaan linear tiga variabel. Mengapa ? Yah sederhana saja jawabannya karena sistem persamaan diatas terdiri dari 3 variabel dan  variabelnya saling terkait.

Berarti jawaban menurut saya adalah

a. Iya  karena sistem persamaan diatas terdiri dari 3 variabel dan  variabelnya saling terkait.
b. Iya  karena sistem persamaan diatas terdiri dari 3 variabel dan  variabelnya saling terkait.

Penjelasannya (Cukup Jelas Kok)


Sekarang kita lanjut nomor berikutnya.



2. Diketahui tiga buah persamaan

\begin{eqnarray*}
\frac{1}{x}+\frac{1}{y}+\frac{3}{z} & = & 9\\
\frac{1}{x}+\frac{3}{y}+\frac{1}{z} & = & \frac{7}{3}\\
\frac{3}{x}+\frac{1}{y}+\frac{1}{z} & = & 7
\end{eqnarray*}


a. Apakah termasuk sistem persamaan linear tiga variabel? Berikan alasanmu.

b. Dapatkah kamu membentuk sistem persamaan linear dari ketiga persamaan tersebut?

Penyelesaian :

a. Jawaban saya untuk soal nomor 2 ini tentunya ya bentuk diatas adalah termasuk sistem persamaan linear tiga variabel. Mengapa ? karena sistem persamaan diatas terdiri dari 3 variabel dan  variabelnya saling terkait. Sama persis dengan jawaban nomor 1. Tetapi bentuk nomor 2 ini adalah sistem persamaan linear tiga variabel dengan variabel di bawah atau dengan kata lain variabelnya sebagai penyebut. 

Biasanya kita terlalu terbiasa dengan variabel di atas atau variabel sebagai pembilang. Nah bentuk ini juga termasuk sebagai SPLTV. 

b. Sekarang coba kita bentuk persamaan \begin{eqnarray*}
\frac{1}{x}+\frac{1}{y}+\frac{3}{z} & = & 9\\
\frac{1}{x}+\frac{3}{y}+\frac{1}{z} & = & \frac{7}{3}\\
\frac{3}{x}+\frac{1}{y}+\frac{1}{z} & = & 7
\end{eqnarray*} menjadi SPL.

Kita misalkan saja $\dfrac{1}{x}=P$, $\dfrac{1}{y}=Q$ dan $\dfrac{1}{z}=R$. Nah dari situ kita bisa mensubstitusikan kedalam persamaan diatas menjadi
\begin{eqnarray*}
P+Q+3R & = & 9\\
P+3Q+R & = & \frac{7}{3}\\
3P+Q+R & = & 7
\end{eqnarray*}Nah jadi kan Sistem persamaan Linear tiga Variabel. 

Mungkin itu dulu penjelasan saya mengenai 2 soal diatas. Kalau ada yang salah mohon dikoreksi yah...

Soal selanjutnya tunggu postingan berikutnya yah. Semoga bisa rutin posting pembahasan soalnya.

Universitas Negeri Gorontalo Berduka. Bapak Moh. Yusuf, S.Si, M.Si Meninggal dunia

11:52:00 AM 0
Tadi malam hari Selasa tanggal 17 Oktober 2017 saya diberi kabar oleh teman kalau pak Moh. Yusuf Meninggal Dunia. 

Saya sendiri tidak percaya mendengar kabar itu mengingat orangnya sepertinya masih sehat-sehat. Saya coba cek kebenarannya ternyata kabar tersebut memang benar.


Universitas Negeri Gorontalo Berduka. Bapak Moh. Yusuf, S.Si, M.Si Meninggal dunia



Mendengar hal tersebut saya berpikiran kembali kalau Universitas Negeri Gorontalo ditinggalkan oleh seorang Dosen Jenius dan Berprestasi di bidang Fisika Teori.

Perlu diketahui bahwa bapak Moh. Yusuf, S.Si, M.Si (Atau biasa disapa MY) merupakan salah satu dosen berprestasi yang sangat terkenal berkat ide-ide cemerlangnya dalam pengembangan ilmu fisika Teori. Salah satu contoh jurnalnya pak MY yang sempat saya baca adalah studi tentang neutrino.

Pak MY adalah salah seorang dosen yang banyak memotivasi mahasiswa dengan gaya khasnya. Saya sendiri sangat termotivasi dengan beliau dengan kecerdasannya dan kecemerlangan idenya. Ilmunya tentang Fisika dan Matematika Terapan yang sangat mumpuni membuat kita dulu saat diajarnya sangat terkagum-kagum

Yang sangat saya pahami, beliau adalah orang yang sangat sederhana. Tidak pernah menggunakan pakaian yang aneh-aneh. Kemeja dan celana kain menjadi andalan beliau dalam mengajar. Sangat sederhana sekali. Saya pernah mendengar beliau berkata "Lebih baik saya tidak  punya baju dibandingkan tidak punya buku. Lebih baik kamu minta baju tapi jangan minta buku". Dari pernyataan tersebut terlihat bahwa beliau sangat mencintai ilmu pengetahuan khususnya di bidang fisika teori.

Akhir kata semoga beliau di tempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Amiin...

Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel

4:07:00 PM 0
Pada saat SMP, anda pernah belajar tentang persamaan linear dua variabel atau lebih di kenal dengan SPLDV. Saat ini kita akan perdalam kajian, pemahaman, dan jangkauan pemikiran tentang konsep sistem persamaan linear dari apa yang kamu sudah pelajari sebelumnya. Pola pikir dan cara belajar yang dituntut dalam mempelajari materi ini adalah upayamu untuk menemukan ide-ide, berpikir kritis dan kreatif dalam mencari strategi penyelesaian masalah dan mengungkapkannya, serta berdiskusi dengan teman, mengajukan pertanyaan kepada guru dan teman kelompok.


Kompetensi dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi 


3.3        Menyusun sistem persamaan linear tiga variabel dari masalah kontekstual
3.3.1     Menyusun konsep sistem persamaan linear tiga variabel
3.3.2     Menemukan syarat sistem persamaan linear tiga variabel.
4.3     Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan sistem persamaan linear tiga variabel.
4.3.1   Menyelesaikan masalah kontekstual sistem persamaan linear tiga variabel dengan metode eliminasi dan subtitusi
4.3.2   Menyelesaikan masalah kontekstual sistem persamaan linear tiga variabel dengan metode determinan.

Diagram Alir



diagram alir Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel


Banyak permasalahan dalam kehidupan nyata yang menyatu dengan fakta dan lingkungan budaya kita terkait dengan sistem persamaan linear. Permasalahan-permasalahan tersebut akan menjadi bahan inspirasi menyusun model-model matematika yang ditemukan dari proses penyelesaiannya. Model matematika tersebut, akan dijadikan bahan abstraksi untuk membangun konsep sistem persamaan linear dan konsep sistem persamaan linear tiga variabel.

Cermatilah masalah Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel berikut!


Petani di Daerah Tapanuli (Sumatera Utara)


Mata pencaharian rakyat di Daerah Tapanuli pada umumnya bekerja sebagai petani padi dan palawija, karyawan perkebunan sawit, karet, dan cokelat. Walaupun ada juga yang bekerja sebagai pedagang (khususnya yang tinggal di daerah wisata Danau Toba).

Namun sekarang, ada permasalahan yang dihadapi para petani padi di Kecamatan Porsea Kabupaten Toba Samosir. Hal ini terkait pemakaian pupuk yang harganya cukup mahal. Contoh permasalahannya adalah sebagai berikut.

Pak Eko memiliki dua hektar sawah yang ditanami padi dan sudah saatnya diberi pupuk. Ada tiga (3) jenis pupuk yang harus disediakan, yaitu Urea, SS, TSP. Ketiga jenis pupuk inilah yang harus digunakan para petani agar hasil panen padi maksimal. Harga tiap-tiap karung pupuk berturut-turut adalah Rp75.000,00; Rp120.000,00; dan Rp150.000,00. Pak Eko membutuhkan sebanyak 40 karung untuk sawah yang ditanami padi.

Pemakaian pupuk Urea 2 kali banyaknya dari pupuk SS. Sementara dana yang disediakan Pak Eko untuk membeli pupuk adalah Rp4.020.000,00. Berapa karung untuk setiap jenis pupuk yang harus dibeli Pak Eko?

Menurut anda, kira-kira apa tujuan masalah ini dipecahkan? Strategi apa yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut? Jika anda mengalami kesulitan silakan berdiskusi dengan teman atau bertanya kepada guru. Sebagai arahan/petunjuk pengerjaan masalah, ikuti pertanyaan-pertanyaan berikut.

1. Bagaimana anda menggunakan variabel untuk menyatakan banyak pupuk yang digunakan untuk setiap jenisnya dan hubungan pemakaian antarjenis pupuk?

2. Bagaimana anda menggunakan variabel untuk menyatakan hubungan harga setiap jenis pupuk dengan dana yang tersedia?

3. Apa yang anda temukan dari hubungan-hubungan tersebut? Adakah kaitannya dengan pengetahuan yang anda miliki dengan melakukan manipulasi aljabar?

4. Adakah kesulitan yang harus anda diskusikan dengan teman atau bertanya kepada guru untuk menentukan hubungan antarvariabel, melakukan manipulasi aljabar, dan kepastian strategi yang anda pilih?

5. Adakah variabel yang harus anda tentukan nilainya? Bagaimana caranya, apakah prinsip analogi (cara yang mirip) dapat digunakan ketika anda menentukan nilai variabel pada sistem persamaan dua variabel?

5. Berapa karung pupuk yang harus dibeli Pak Eko untuk setiap jenisnya?

Ayok kita bantu pak Eko menyelesaikan masalah diatas.

Penyelesaian : 

Diketahui : 

#  Tiga jenis pupuk yaitu Urea, SS, TSP. Harga per karung setiap jenis pupuk Rp 75.000,00; Rp 120.000,00; dan Rp 150.000,00.
#  Banyak pupuk yang dibutuhkan 40 karung.
#  Pemakaian pupuk Urea 2 kali lebih banyak dari pupuk SS.
#  Dana yang tersedia Rp 4.020.000,00.

Ditanyakan : 

Banyaknya pupuk (karung) yang diperlukan untuk tiap-tiap jenis pupuk yang harus dibeli Pak Eko.

Jawaban : 

#  $x$ adalah banyak jenis pupuk Urea yang dibutuhkan (karung) 
#  $y$ adalah banyak jenis pupuk SS yang dibutuhkan (karung) 
#  $z$ adalah banyak jenis pupuk TSP yang dibutuhkan (karung) 

Berdasarkan informasi di atas diperoleh hubungan-hubungan sebagai berikut. 

\begin{equation}x+y+z=40\end{equation}
\begin{equation}x=2y\end{equation}
\[75.000x+120.000y+150.000z=4.020.000\]
disederhanakan menjadi\begin{equation}75x+120y+150z=4.020\end{equation}

# Langkah 1

Substitusikan Persamaan $x=2y$ ke dalam Persamaan $x+y+z=40$ sehingga
diperoleh
\begin{eqnarray*}
x+y+z & = & 40\\
2y+y+z & = & 40\\
3y+z & = & 40
\end{eqnarray*}
Kita dapatkan
\begin{equation}3y+z=40\end{equation}

# Langkah 2

Substitusikan Persamaan $x=2y$ ke dalam Persamaan $75x+120y+150z=4.020$ sehingga diperoleh
\begin{eqnarray*}
75x+120y+150z & = & 4.020\\
75\left(2y\right)+120y+150z & = & 4.020\\
150y+120y+150z & = & 4.020\\
270y+150z & = & 4.020
\end{eqnarray*}
Kita sederhanakan menjadi \begin{equation}27y+15z=402\end{equation}

Gunakan metode eliminasi terhadap Persamaan $3y+z=40$ dan Persamaan $27y+15z=402$

Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel


Diperoleh $y=11$. Substitusikan $y=11$ kedalam $3y+z=40$ menjadi
\begin{eqnarray*}3y+z & = & 40\\3\left(11\right)+z & = & 40\\33+z & = & 40\\z & = & 40-33\\z & = & 7\end{eqnarray*}

Kita mendapatkan $z=7$. Perhatikan Kembali persamaan (2) $x=2y$. Substitusikan nilai $y=11$ kedalam persamaan tersebut menjadi
\begin{eqnarray*}
x & = & 2y\\
x & = & 2\left(11\right)\\
x & = & 22
\end{eqnarray*}



Jadi, kita dapatkan nilai $x=22$, $y=11$, dan $z=7$

Jadi pupuk yang harus disediakan oleh pak Eko adalah 

# Pupuk Urea sebanyak 22 Karung
# Pupuk SS sebanyak 11 Karung
# Pupuk TSP sebanyak 7 Karung

Nah dari contoh permasalahan diatas kita dapat menyimpulkan bahwa

Definisi :
Sistem persamaan linear tiga variabel adalah suatu sistem persamaan linear dengan tiga variabel.



Notasi Sistem persamaan linear tiga variabel 


Perhatikan persamaan linear berikut !
\begin{eqnarray*}
a_{1}x+b_{1}y+c_{1}z & = & d_{1}\\
a_{2}x+b_{2}y+c_{2}z & = & d_{2}\\
a_{3}x+b_{3}y+c_{3}z & = & d_{3}\end{eqnarray*}


Bentuk umum sistem persamaan linear dengan tiga variabel $x,y,$ dan $z$ adalah
\begin{equation*}\begin{cases}
a_{1}x+b_{1}y+c_{1}z & =d_{1}\\
a_{2}x+b_{2}y+c_{2}z & =d_{2}\\
a_{3}x+b_{3}y+c_{3}z & =d_{3}
\end{cases}\end{equation*}

Dengan $a_{1},a_{2},a_{3},b_{1},b_{2},b_{3},c_{1},c_{2},c_{3},d_{1},d_{2},d_{3},x,y,$ dan $z\in\mathbb{R}$, dan $a_{1},b_{1},$ dan $c_{1}$ tidak sekaligus ketiganya $0$ dan $a_{2},b_{2},$ dan $c_{2}$ tidak sekaligus ketiganya $0$, dan $a_{3},b_{3},$ dan $c_{3}$ tidak sekaligus ketiganya $0$. 

# $x,y,$ dan $z$ adalah variabel 
# $a_{1},a_{2},a_{3}$ adalah koefisien variabel $x$. 
# $b_{1},b_{2},b_{3}$ adalah koefisien variabel $y$. 
# $c_{1},c_{2},c_{3}$ adalah koefisien variabel $z$. 
# $d_{1},d_{2},d_{3}$ adalah konstanta persamaan.


Materi di sadur dari : 

Buku matematika SMA/MA/SMK/MAK Kelas X Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 Kemdikbud RI 2017

Pembahasan Soal UN Pelajaran Matematika SMK Tahun Pelajaran 2016/2017

1:57:00 PM 0
Halo sobat blogger. Kali ini saya akan membahas tentang soal ujian nasional SMK 2017 yang sudah saya share kemarin. Soal UN kemarin terdiri dari 40 Nomor pilihan ganda dengan 5 option jawaban. Nah kali ini saya hanya akan membahas sejumlah 10 nomor dulu.

Pembahasan ini tentunya tidak detail sekali. Mengingat malasnya mengetik equation di blog. Nah Untuk soal yang tidak penuh pembahasannya seperti eliminasi dan substitusi bisa di lanjutkan sendiri yah. Atau bisa di tanyakan ke guru-guru matematika di sekolah masing-masing.

Pembahasan Soal UN Pelajaran Matematika SMK Tahun Pelajaran 2016/2017



Pembahasan kali ini tentunya tidak semuanya dijamin benar $100\%$. Mengingat fitrah kita sebagai manusia yang selalu salah. Makanya jika ada kesalahan dalam pembahasan soal berikut bisa di salahkan dan dibenarkan bersama-sama. Ataupun ada soal yang salah ketik/typo bisa di luruskan di kolom komentar pada akhir postingan.

Rencana kedepan akan saya buatkan dalam bentuk PDF yang saya tulis langsung dengan $\LaTeX$ 40 nomor soal dan pembahasannya. Doakan saja saya gak males nulis yah. dan tetap selalu pantau blog ini.

Rencana  kedepan juga akan saya analisis setiap nomor dari masing-masing soal UN Matematika SMK 2017 ini. Semoga bisa menjadi acuan dalam memprediksi UN Matematika SMK 2018 mendatang.

Mari kita bahas satu persatu soalnya.

Pembahasan Ujian Nasional Mata Pelajaran Matematika SMK Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian Tahun Pelajaran 2016/2017 


1. Hasil dari $\left(64\right)^{\frac{2}{3}}-\left(0,001\right)^{-\frac{2}{3}}+\left(\dfrac{1}{27}\right)^{-\frac{2}{3}}$ adalah ....

a. 105
b. 83
c. $-75$
d. $-83$
e. $-93$

Jawaban : C

Penyelesaian :

Sebelum kita menjawab soal diatas, tentunya kita harus memahami konsep bilangan berpangkat diantaranya adalah :


* $\left(a^{m}\right)^{n}=a^{m\times n}$
* $\left(\dfrac{1}{a^{n}}\right)=a^{-n}$


Cukup itu saja modal teori perpangkatan dalam menyelesaikan soal diatas. Ayo kita bahas.
\begin{eqnarray*} \left(64\right)^{\frac{2}{3}}-\left(0,001\right)^{-\frac{2}{3}}+\left(\dfrac{1}{27}\right)^{-\frac{2}{3}} & = & \left(2^{6}\right)^{\frac{2}{3}}-\left(10^{-3}\right)^{-\frac{2}{3}}+\left(\frac{1}{3^{3}}\right)^{-\frac{2}{3}}\\
 & = & 2^{4}-10^{2}+\left(3^{-3}\right)^{-\frac{2}{3}}\\
 & = & 16-100+3^{2}\\
 & = & 16-100+9\\
\left(64\right)^{\frac{2}{3}}-\left(0,001\right)^{-\frac{2}{3}}+\left(\dfrac{1}{27}\right)^{-\frac{2}{3}} & = & -75
\end{eqnarray*}


2. Bentuk sederhana dari $\left(3\sqrt{5}+2\right)\left(4\sqrt{5}-7\right)$ adalah ....

a. $12-8\sqrt{5}$
b. $17+21\sqrt{5}$
c. $46-13\sqrt{5}$
d. $46+13\sqrt{5}$
e. $60+13\sqrt{5}$

Jawaban : C

Penyelesaian :

Modal kita dalam menyelesaikan soal diatas adalah perkalian saja. Seperti contoh \[\left(a-b\right)\left(c-d\right)=ac-ad-bd+bd\] Setelah itu kita bisa mengumpulkan suku-suku yang sejenis dan mengoperasikannya. Mudah kan

\begin{eqnarray*} \left(3\sqrt{5}+2\right)\left(4\sqrt{5}-7\right) & = & 12\cdot5-21\sqrt{5}+8\sqrt{5}-14\\ & = & 60-13\sqrt{5}-14\\ \left(3\sqrt{5}+2\right)\left(4\sqrt{5}-7\right) & = & 46-13\sqrt{5} \end{eqnarray*}

3. Jika $\log2=x$ dan $\log3=y$, hasil dari $\log36$ adalah .....
a. $x$
b. $x+y$
c. $x+2y$
d. $2x+y$
e. $2x+2y$

Jawaban : E
Penyelesaian :

Modal kita dalam menyelesaikan soal diatas adalah
* $^{a}\log\left(b\times c\right)=^{a}\log b+^{a}\log c$
* $^{a}\log\left(\dfrac{b}{c}\right)=^{a}\log b-^{a}\log c$
* $^{a^{m}}\log b^{n}=\dfrac{n}{m}\times^{a}\log b$

Setelah itu kita bisa mengumpulkan suku-suku yang sejenis dan mengoperasikannya. Mudah kan
\begin{eqnarray*} \log36 & = & \log\left(4\times9\right)\\ & = & \log\left(4\right)+\log\left(9\right)\\ & = & \log2^{2}+\log3^{2}\\ & = & 2\log2+2\log3\\ \log36 & = & 2x+2y \end{eqnarray*}

4. Diketahui kesamaan matriks $\left(\begin{array}{cc} x-y & 2\\ 3 & 3x-2y\end{array}\right)=\left(\begin{array}{cc} 1 & 2\\ 3 & 4 \end{array}\right).$ Nilai $3x-4y$ adalah .....
a. $-2$
b. $-1$
c. 0
d. 1
e. 2

Jawaban : E

Penyelesaian :

Dua buah matriks dikatakan sama jika komponen di dalam matriks dan ordonya sama. Nah perhatikan bahwa
\begin{eqnarray*} x-y & = & 1.......................(1)\\ 3x-2y & = & 4.......................(2) \end{eqnarray*} Dari persamaan (1) dan Persamaan (2) kita eliminasi dan didapatkan nilai $x=2$ dan $y=1$ \begin{eqnarray*} 3x-4y & = & 3\left(2\right)-4\left(1\right)\\ & = & 6-4\\ 3x-4y & = & 2 \end{eqnarray*}


5. Jika $x_{1}$ dan $x_{2}$ akar-akar dari persamaan kuadrat $2x^{2}-4x+1=0,$ maka $\dfrac{1}{x_{1}}+\dfrac{1}{x_{2}}=.....$

a. $-4$
b. $-1$
c. $\dfrac{1}{2}$
d. 4
e. 1

Jawaban : D

Penyelesaian :

Materi persamaan kuadrat ini sangat mudah di selesaikan. Kita hanya perlu memahami konsep "Jika persamaan kuadrat dengan bentuk umum $ax^{2}+bx+c=0$ maka kita dapatkan "

* $x_{1}+x_{2}=\dfrac{-b}{a}$
* $x_{1}\times x_{2}=\dfrac{c}{a}$

Sekarang kita coba jawab soal diatas. Jika persamaan kuadrat $2x^{2}-4x+1=0$ maka kita dapatkan nilai $a=2,$ $b=-4$ dan $c=1$

* $x_{1}+x_{2}=\dfrac{-\left(-4\right)}{2}=2$
* $x_{1}\times x_{2}=\dfrac{1}{2}$
\begin{eqnarray*} \dfrac{1}{x_{1}}+\dfrac{1}{x_{2}} & = & \frac{x_{2}+x_{1}}{x_{1}x_{2}}\\ & = & \frac{2}{\frac{1}{2}}\\ & = & 4 \end{eqnarray*}


6. Selisih umur seorang ibu dan anak perempuannya sekarang adalah 27 tahun sedangkan lima tahun yang lalu jumlah umur keduanya 61 tahun. Umur ibu dan anak perempuannya dua tahun yang akan datang berturut-turut adalah .....
a. 44 tahun dan 17 tahun
b. 46 tahun dan 19 tahun
c. 47 tahun dan 20 tahun
d. 49 tahun dan 22 tahun
e. 51 tahun dan 24 tahun

Jawaban : D
Penyelesaian :

# Kita misalkan umur ibu adalah $x$ dan umur anak perempuannya adalah $y$. Kita dapatkan \begin{eqnarray*} x-y & = & 27.............................\left(1\right)\\ x+y & = & 67.............................\left(2\right) \end{eqnarray*} Kita eliminasi dan mendapatkan nilai $x=47$ dan $y=20$. Umur ibu dan anak perempuannya dua tahun yang akan datang berturut-turut adalah \begin{eqnarray*} x+2 & = & 47+2=49\\ y+2 & = & 20+2=22 \end{eqnarray*}


7. Diketahui sistem persamaan $\begin{cases}2x-7y & =9\\3x+y & =2\end{cases},$ maka nilai $\dfrac{x}{y}$ adalah .....

a. 3
b. 1
c. 0
d. $-1$
e. $-2$

Jawaban : D

Penyelesaian :

\begin{eqnarray*} 2x-7y & = & 9....................(1)\\ 3x+y & = & 2....................(2) \end{eqnarray*}

Perhatikan persamaan (1) dan Persamaan (2). Kita lakukan eliminasi akan menghasilkan nilai $x=1$ dan $y=-1$. Sehingga \[\frac{x}{y}=\frac{1}{-1}=-1\]


8. Jika matriks $P=\left(\begin{array}{cc}3 & 2\\-1 & 1\end{array}\right)$ dan $Q=\left(\begin{array}{cc}1 & 2\\3 & 4\end{array}\right)$ maka $P\times Q$ adalah ......
a. $\left(\begin{array}{cc} 9 & 14\\ 2 & 2 \end{array}\right)$
b. $\left(\begin{array}{cc} 9 & 14\\ 4 & 6 \end{array}\right)$
c. $\left(\begin{array}{cc} 9 & 14\\ -2 & 2 \end{array}\right)$
d. $\left(\begin{array}{cc} 11 & 16\\ 2 & 2 \end{array}\right)$
e. $\left(\begin{array}{cc} 9 & 14\\ -2 & -2 \end{array}\right)$

Jawaban : A
Penyelesaian :

Diketahui matriks $P=\left(\begin{array}{cc} 3 & 2\\ -1 & 1 \end{array}\right)$ dan $Q=\left(\begin{array}{cc} 1 & 2\\ 3 & 4 \end{array}\right)$
\begin{eqnarray*} P\times Q & = & \left(\begin{array}{cc} 3 & 2\\ -1 & 1 \end{array}\right)\times\left(\begin{array}{cc} 1 & 2\\ 3 & 4 \end{array}\right)\\ & = & \left(\begin{array}{cc} 3+6 & 6+8\\ -1+3 & -2+4 \end{array}\right)\\ P\times Q & = & \left(\begin{array}{cc} 9 & 14\\ 2 & 2 \end{array}\right) \end{eqnarray*}


9. Jika matriks $A=\left(\begin{array}{cc} 2 & 5\\ -1 & 3 \end{array}\right),$ $B=\left(\begin{array}{cc} 4 & 2\\ 3 & -1 \end{array}\right),$ dan $C=\left(\begin{array}{cc} 1 & -1\\ 1 & 1 \end{array}\right)$ maka $A+B-C$ adalah ....
a. $\left(\begin{array}{cc} 9 & 7\\ 1 & 1 \end{array}\right)$
b. $\left(\begin{array}{cc} 5 & 7\\ 1 & 1 \end{array}\right)$
c. $\left(\begin{array}{cc} 5 & 8\\ -1 & 1 \end{array}\right)$
d. $\left(\begin{array}{cc} 5 & 8\\ 1 & -1 \end{array}\right)$
e. $\left(\begin{array}{cc} 5 & 8\\ 1 & 1 \end{array}\right)$

Jawaban : E
Penyelesaian :

Diketahui matriks $A=\left(\begin{array}{cc} 2 & 5\\ -1 & 3 \end{array}\right),$ $B=\left(\begin{array}{cc} 4 & 2\\ 3 & -1 \end{array}\right),$ dan $C=\left(\begin{array}{cc} 1 & -1\\ 1 & 1 \end{array}\right)$ maka $A+B-C$ dapat kita cari dengan
\begin{eqnarray*} A+B-C & = & \left(\begin{array}{cc} 2 & 5\\ -1 & 3 \end{array}\right)+\left(\begin{array}{cc} 4 & 2\\ 3 & -1 \end{array}\right)-\left(\begin{array}{cc} 1 & -1\\ 1 & 1 \end{array}\right)\\ & = & \left(\begin{array}{cc} 2+4-1 & 5+2+1\\ -1+3-1 & 3-1-1 \end{array}\right)\\ A+B-C & = & \left(\begin{array}{cc} 5 & 8\\ 1 & 1 \end{array}\right) \end{eqnarray*}


10. Invers matriks $\left(\begin{array}{cc} 5 & 3\\ 2 & 1 \end{array}\right)$ adalah ....
a. $\left(\begin{array}{cc} -1 & -3\\ 2 & -5 \end{array}\right)$
b. $\left(\begin{array}{cc} -1 & 3\\ 2 & -5 \end{array}\right)$
c. $\left(\begin{array}{cc} -1 & 3\\ -2 & 5 \end{array}\right)$
d. $\left(\begin{array}{cc} -1 & 3\\ -2 & -5 \end{array}\right)$
e. $\left(\begin{array}{cc} 1 & -3\\ 2 & -5 \end{array}\right)$

Jawaban : B 

Penyelesaian :

Untuk invers matriks sendiri kita lihat definisinya terlebih dahulu. Jika $A=\left(\begin{array}{cc} a & b\\ c & d \end{array}\right)$ maka $A^{-1}=\dfrac{1}{ad-bc}\left(\begin{array}{cc} d & -b\\ -c & a \end{array}\right)$.

Nah untuk soal diatas dengan mudah bisa kita selesaikan
\begin{eqnarray*} \left(\begin{array}{cc} 5 & 3\\ 2 & 1 \end{array}\right)^{-1} & = & \frac{1}{5\cdot1-3\cdot2}\left(\begin{array}{cc} 1 & -3\\ -2 & 5 \end{array}\right)\\ & = & \frac{1}{5-6}\left(\begin{array}{cc} 1 & -3\\ -2 & 5 \end{array}\right)\\ & = & \frac{1}{-1}\left(\begin{array}{cc} 1 & -3\\ -2 & 5 \end{array}\right)\\ \left(\begin{array}{cc} 5 & 3\\ 2 & 1 \end{array}\right)^{-1} & = & \left(\begin{array}{cc} -1 & 3\\ 2 & -5 \end{array}\right) \end{eqnarray*}

Mungkin itu dulu Pembahasan Soal UN Pelajaran Matematika SMK Tahun Pelajaran 2016/2017  yang bisa saya berikan. Mudah-mudahan secepatnya selesai dan bisa digunakan sebagai bahan belajar anda. 

Jika ada kesalahan mohon di salahkan dan kita koreksi bersama demi kemajuan dan keterampilan peserta didik kita dalam menyelesaikan soal Ujian nasional yang tinggal beberapa bulan lagi.

Arsenal Terjungkal di Markas Watford dalam Lanjutan Liga Inggris

5:15:00 PM 0
Sobal blogger, kali ini blog matematika akan membagikan sedikit komentar tentang pertandingan Arsenal dan Watford semalam  Sabtu (14/10/2017). Arsenal yang sangat di unggulkan dalam pertandingan ini harus menelan pil pahit setelah takluk dengan skor tipis 2-1 atas Watford yang notabene nya tim sangat tidak di unggulkan.

Arsenal Terjungkal di Markas Watford dalam Lanjutan Liga Inggris


Nah kenapa blog matematika membahas tentang sepak bola. Mengingat adminnya sangat suka dengan pertandingan sepak bola baik liga inggris maupun liga spanyol. Terlebih liga champion.

Arsenal sempat memimpin lebih dahulu dari Watford melalui gol Per Mertesacker (menit ke-39) sebelum dibalas Watford lewat gol Troy Deeney (71') dan Tom Cleverley (90+2').

Kekalahan dramatis ini tentunya sangat mempengaruhi Posisi arsenal di klasemen liga Inggris yang sudah tertinggal cukup jauh dari Manchester City. Yah namanya juga sepak bola pasti ada yang menang dan ada yang kalah. 

Tetapi kalah dengan tim papan bawah sangat menyakitkan hati tentunya. Dengan komposisi pemain yang berkualitas dengan harga yang cukup mahal harus pulang dengan tangan hampa.

Tambahan lagi tim lain seperti Chelsea juga harus terjungkal di markas Crystal Palace, Sabtu (14/10/2017). Chelsea juga takluk 1-2 atas Cristal Palace yang notabenenya adalah juru kunci dari liga inggris.

Nasib baik masih dipegang oleh liverpool yang bermain imbang melawan Manchester United. Begiti juga di liga spanyol, Barcelona bermain imbang melawan Atletico Madrid.

Namanya bola juga bulat. Pasti ada menang ada yang kalah. Seri sekalipun dianggap kalah mengingat persiapan yang begitu besar harus di balas dengan pulang dengan satu poin.

Komentar saya sih seperti itu. Walaupun semalam nonton dengan penuh ke kecewaan dan mengecewakan tetapi itulah hikmah dalam sepak bola.

Sepak bola tidak sama dengan matematika yang memberlakukan sifat transitif. Jika $a<b$, $b<c$ pastilah $a<c$.

Namun sifat itu tidak berlaku bagi sepak bola. hehehehe sekian


Watford 2-1 Arsenal (Troy Deeney 71'-pen, Tom Cleverley 90+2'; Per Mertesacker 39')

Susunan pemain:

Watford: 1-Heurelho Gomes, 3-Miguel Britos, 6-Adrian Mariappa (28-Andre Carrillo 63'), 25-Jose Holebas, 21-Kiko Femenia, 8-Tom Cleverley, 27-Christian Kabasele, 16-Abdoulaye Doucoure, 18-Andre Gray (9-Troy Deeney 63'), 11-Richarlison, 37-Roberto Pereyra (29-Etienne Capoue 81')

Pelatih: Marco Silva

Arsenal: 33-Petr Cech, 4-Per Mertesacker, 18-Nacho Monreal, 6-Laurent Koscielny (16-Rob Holding 85'), 29-Granit Xhaka, 35-Mohamed Elneny, 31-Sead Kolasinac, 24-Hector Bellerin, 9-Alexandre Lacazette (12-Olivier Giroud 68'), 23-Danny Welbeck (11-Mesut Oezil 61'), 17-Alex Iwobi

Pelatih: Arsene Wenger

Wasit: Neil Swarbrick

Referensi: http://bola.kompas.com

Siap Menghadapi UN ? Ini dia Soal UN Matematika SMK 2017

4:47:00 PM 0
Halo sobat blogger. Kali ini blog matematika akan membagikan soal UN Matematika SMK 2017. Soal UN untuk SMK sendiri terdiri dari program akuntansi dan penjualan, Program Teknologi, Kesehatan dan pertanian, dan program pariwisata.

Bagi adik-adik calon peserta UN 2017 kiranya bisa mengambil soal UN 2017 yang akan saya bagikan berikut ini supaya tidak kaget dengan bentuk soal ujian Nasional yang akan dihadapi tahun 2018 mendatang.

Soal UN Matematika SMK 2017



Seperti biasanya, sebelum UN 2018 ada kisi-kisi soal UN yang akan keluar di tahun 2018 nanti dan menjadi acuan maupun bayangan dalam menghadapi soal UN 2018 nanti. Jika anda belum memiliki kisi-kisi UN 2018 silahkan buka tautan berikut


Nah setelah melihat kisi-kisi UN 2018 tentunya anda langsung membandingkan dengan kisi-kisi UN 2017 yang lalu. dan ternyata sama persis. Hampir tidak ada bedanya. Kisi-kisi diatas untuk semua jenjang kok. jadi jangan kuatir yah.

Nah kesempatan kali ini saya membagikan soal UN matematika SMK 2017 khususnya di program teknologi. Mengingat saya kali ini memberikan pengayaan untuk kelas XII SMK program teknologi dan sedang membahas soal-soal UN Matematika SMK 2018.


Apa yang berubah dari Soal UN Matematika SMK 2017 ?


Sejenak saya membandingkan Soal UN Matematika SMK 2017 dengan soal tahun 2016 hampir tidak ada yang berubah. Yang berubah hanya angka-angka saja yang tentunya semua peserta UN paham akan hal itu. Soal UN tidak mungkin akan dibuat sama persis dengan tahun lalu. Tetapi jelas bahwa bentuk soalnya tidak akan berubah. Mengapa ? Karena kisi-kisinya sama persis.

Nah dalam hal ini saya juga berkesimpulan bahwa Soal UN Matematika SMK 2017 juga akan sama persis dengan soal UN matematika SMK tahun 2018. Semoga saja yah. Supaya kita mendapatkan hasil yang memuaskan.

Walaupun sekarang UN tidak menjadi tolak ukur kelulusan peserta didik tetapi pada dasarnya mendapatkan nilai yang memuaskan bisa memberikan kebahagiaan dan kepuasan tersendiri dimata para peserta didik.


Berapa durasi waktu mengerjakan soal UN Matematika SMK ?


Soal UN matematika SMK 2017 terdiri dari 40 nomor dengan waktu 120 menit. Sehingga idealnya kita mengerjakan soal 1 nomor kurang lebih 3 menit waktu normal. Jika kita UN menggunakan kertas pensil maka membutuhkan waktu 20 detik untuk melingkari jawaban. Sehingga pengerjaan soal 1 nomor membutuhkan waktu 2 menit 40 detik + 20 detik melingkari.

Tetapi bagi sekolah yang melaksanakan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) ya tinggal klik saja jawabannya. hehehe. Sangat mudah bukan. tidak perlu melingkari, tidak perlu takut tangan kita berkeringat.

Namun, UNBK sendiri menurut saya cukup berdampak pada faktor psikilogis. Mengerjakan soal dengan kertas soal di tangan kita akan sangat berbeda dengan mengerjakan soal dengan berhadapan komputer (laptop). Yah agak grogi sedikit pastinya karena kita tidak terbiasa. Tetapi dengan menggunakan komputer kita menjadi lebih praktis dalam menjawab soal. tanpa takut jawaban kita tidak terbaca seperti pada UN Berbasis kertas pensil.


Unduh soal UN matematika SMK 2017 sekarang juga !


Nah tunggu apa lagi, Soal UN matematika SMK 2017 ini saya bagikan gratis tanpa membayar sepeserpun. Ayo unduh sekarang juga.

Untuk jawabannya per masing-masing nomor akan saya bahas di blog ini. Jangan lupa kunjungi terus blog kami. Akan ada yang baru-baru lho.

Oh iya bagi anda yang ingin mengunduh soal-soal UN tahun sebelumnya bisa mencari di blog ini. Carilah Label UN dan silahkan anda pilih soal-soal mana yang ingin anda download. 

Perlu diketahui bahwa soal UN ini adalah hasil scan dari soal UN SMK asli program teknologi, terdiri dari 11 halaman dengan format PDF dan ukuran 4 Mb. Cukup besar mengingat hasil scan. Tetapi bisa di buka kok dengan aplikasi foxit rider atau adobe rider. Bisa di buka di HP smartphone anda.

Jika ada kesulitan bisa mengajukan pada kolom komentar dibawah setelah postingan ini.


Soal UN matematika SMK 2017


Baca Juga :

Bahas Soal Matematika Kelas X Kurikulum 2013 Uji Kompetensi 2.2 Tentang SPLTV

4:53:00 PM 0
Halo sobat blogger. Kali ini saya akan mencoba membahas tentang Uji kompetensi 2.2 tentang sistem persamaan linear tiga variabel yang tentunya ada di bab 2 buku kurikulum 2013 edisi revisi 2017.

Pembahasan kali ini tentunya akan bertahap dan tidak sekaligus mengingat waktu nulis di blog yang sangat terbatas dan harus berusaha melonggarkan waktu. Mudah-mudahan bisa kita bahas semua sampai selesai. 

Saya berencana untuk membahas soal-soal latihan dan uji kompetensi yang ada di buku kurikulum 2013 suaya para peserta didik bisa belajar di rumah. Guru di kelas tidak akan membahas satu persatu soal tersebut mengingat waktu yang dibatasi setiap pertemuan.

Baiklah kita langsung saja mulai dari soal nomor 1 yah..

#  Uji Kompetensi 2.2  Nomor 1





Menyelesaikan Soal diatas tentunya harus kita misalkan terlebih dahulu. Bagaimana caranya ? Nah kita tahu bahwa kecepatan selalu berbanding terbalik dengan waktu. Sehingga soal diatas kita selesaikan dengan persamaan dengan variabel terbalik.

Misalkan 

# Waktu yang dibutuhkan Joni : $x$
# Waktu yang dibutuhkan Deni : $y$
# Waktu yang dibutuhkan Ari : $z$

Tiga tukang cat, Joni, Deni dan Ari, bekerja secara bersama-sama, dapat mengecat eksterior (bagian luar) sebuah rumah dalam waktu 10 jam kerja. $$\frac{1}{x}+\frac{1}{y}+\frac{1}{z}=\frac{1}{10}$$

Pengalaman Deni dan Ari pernah bersama-sama mengecat rumah yang serupa dalam 15 jam kerja. $$\frac{1}{x}+\frac{1}{y}=\frac{1}{15}$$

Suatu hari, ketiga tukang ini bekerja mengecat rumah serupa ini selama 4 jam kerja, setelah itu Ari pergi karena ada suatu keperluan mendadak. Joni  dan  Deni  memerlukan  tambahan  waktu  8  jam kerja  lagi  untuk menyelesaikan pengecatan rumah.

\begin{eqnarray*}4\left(\frac{1}{x}+\frac{1}{y}+\frac{1}{z}\right)+8\left(\frac{1}{x}+\frac{1}{y}\right)&=&1\\\frac{4}{x}+\frac{4}{y}+\frac{4}{z}+\frac{8}{x}+\frac{8}{y}&=&1\\\frac{12}{x}+\frac{12}{y}+\frac{4}{z}&=&1\\\end{eqnarray*}

Dengan menyelesaikan Persamaan $\dfrac{1}{x}+\dfrac{1}{y}+\dfrac{1}{z}=\dfrac{1}{10}$ dan $\dfrac{1}{x}+\dfrac{1}{y}=\dfrac{1}{15}$ kita peroleh $\dfrac{1}{x}=\dfrac{1}{30}$

Dengan menyelesaikan Persamaan $\dfrac{1}{x}+\dfrac{1}{y}+\dfrac{1}{z}=\dfrac{1}{10}$ dan $\dfrac{12}{x}+\dfrac{12}{y}+\dfrac{4}{z}=1$ kita peroleh $\dfrac{1}{z}=\dfrac{1}{40}$.

Dengan melakukan substitusi $\dfrac{1}{x}=\dfrac{1}{30}$ dan $\dfrac{1}{z}=\dfrac{1}{40}$. kedalam persamaan $\dfrac{1}{x}+\dfrac{1}{y}=\dfrac{1}{15}$ Kita dapatkan $\dfrac{1}{y}=\dfrac{1}{24}$

Jika mereka bekerja sendirian dengan pekerjaan yang serupa maka waktu yang dibutuhkan Joni, Deni dan Ari berturut-turut adalah 30 jam, 24 jam dan 40 jam.

Soal nomor selanjutnya menyusul ya sobat blogger.

Petunjuk Teknis BOS 2017 Berdasarkan Permendikbud No 8 Tahun 2017

2:42:00 PM 0
Kita ketahui bahwa Petunjuk Teknis (JUKNIS) BOS selalu muncul setiap tahunnya. Perubahan muncul mengingat adanya kebijakan teknis agar menjadi lebih baik dimasa mendatang. Perbaikan Juknis ini didasarkan pada pengkajian pada tahun sebelumnya. Nah untuk juknis BOS tahun 2017 ini didasarkan pada revisi tahun 2016.


tahapan penyaluran bos


Setelah kita baca ternyata ada hal yang baru dalam Juknis BOS tahun 2017 ini. Diantaranya adalah 

"bahwa kewenangan pembinaan pendidikan menengah telah beralih dari pemerintah daerah kabupaten/kota kepada pemerintah daerah provinsi sesuai dengan amanat dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan UndangUndang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sehingga Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 80 Tahun 2015 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 16 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 80 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional sekolah perlu diganti;"
Nah beralihnya SMA/SMK Sederajat memicu revisi BOS yang sebelumnya SMA/SMK di kelola oleh pemerintah daerah dialihkan ke pemerintah provinsi yang membuat tatanan menjadi sedikit goyang. Salah satunya adalah keuangan sekolah yang secara tidak langsung Dana Rutin dari Pemerintah Kabupaten di hapus, Sementara Pemerintah Provinsi tidak mampu membiayai (Tidak ada biaya) untuk membiayai dana rutin yang sudah di hapus dari pemerintah kabupaten.

Tetapi mudah-mudahan tahun depan, dana rutin tetap diadakan oleh pemerintah kabupaten dan diserahkan ke provinsi untuk disalurkan ke sekolah tingkatan SMA/SMK.

Apa itu Dana Operasional Sekolah (BOS)


Sebelum kita ke Juknis BOS 2017 kita jelaskan sedikit yang ada dalam permendikbud No 8 tahun 2017 tersebut.

Dalam pasal 1 dijelaskan bahwa 

Biaya Pendidikan adalah sumber daya keuangan yang disediakan dan/atau diperlukan untuk biaya satuan pendidikan, biaya penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan, serta biaya pribadi peserta didik sesuai peraturan perundang-undangan.

Bantuan Operasional Sekolah yang selanjutnya disingkat BOS adalah program Pemerintah Pusat untuk penyediaan pendanaan biaya operasi non personalia bagi satuan pendidikan dasar dan menengah. 

dan dalam pasal 3 dijelaskan

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 80 Tahun 2015 (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 2103) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 16 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 80 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional sekolah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 683), dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.


Tujuan Bantuan Operasional Sekolah (BOS)


Tujuan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada SD/SDLB/SMP/SMPLB adalah untuk:

  • membebaskan pungutan biaya operasi sekolah bagi peserta didik SD/SDLB/SMP/SMPLB yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat atau pemerintah daerah; 
  • meringankan beban biaya operasi sekolah bagi peserta didik SD/SDLB/SMP/SMPLB yang diselenggarakan oleh masyarakat; dan/atau 
  • membebaskan pungutan peserta didik yang orangtua/walinya tidak mampu pada SD/SDLB/SMP/SMPLB yang diselenggarakan oleh masyarakat. 


Tujuan BOS pada SMA/SMALB/SMK adalah untuk: 

  • membantu biaya operasional sekolah nonpersonalia; 
  • meningkatkan angka partisipasi kasar; 
  • mengurangi angka putus sekolah; 
  • mewujudkan keberpihakan Pemerintah Pusat (affimative action) bagi peserta didik yang orangtua/walinya tidak mampu dengan membebaskan (fee waive) dan/atau membantu (discount fee) tagihan biaya sekolah dan biaya lainnya di SMA/SMALB/SMK sekolah; 
  • memberikan kesempatan yang setara (equal opportunity) bagi peserta didik yang orangtua/walinya tidak mampu untuk mendapatkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu; dan/atau 
  • meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah.


Sasaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS)


SD/SDLB/SMP/SMPLB dan SMA/SMALB/SMK yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, atau masyarakat yang telah terdata dalam Dapodik dan memenuhi syarat sebagai penerima BOS berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

SD/SDLB/SMP/SMPLB dan SMA/SMALB/SMK yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat atau pemerintah daerah dilarang untuk menolak BOS yang telah dialokasikan.

SD/SDLB/SMP/SMPLB dan SMA/SMALB/SMK yang diselenggarakan oleh masyarakat dapat menolak BOS yang telah dialokasikan setelah memperoleh persetujuan orang tua peserta didik melalui Komite Sekolah dan tetap menjamin kelangsungan pendidikan peserta didik yang orangtua/walinya tidak mampu di SD/SDLB/SMP/SMPLB dan SMA/SMALB/SMK yang bersangkutan.

Satuan Biaya 


BOS yang diterima oleh SD/SDLB/SMP/SMPLB dan SMA/SMALB/ SMK dihitung berdasarkan jumlah peserta didik pada sekolah yang bersangkutan. Satuan biaya BOS untuk:

1. SD/SDLB : Rp 800.000,-/peserta didik/tahun
2. SMP/SMPLB : Rp 1.000.000,-/peserta didik/tahun
3. SMA/SMALB dan SMK : Rp 1.400.000,-/peserta didik/tahun


Waktu Penyaluran 


Penyaluran BOS dilakukan setiap 3 (tiga) bulan (triwulan), yaitu Januari-Maret, April-Juni, Juli-September, dan Oktober-Desember. Bagi wilayah yang secara geografis sangat sulit dijangkau sehingga proses pengambilan BOS mengalami hambatan atau memerlukan biaya pengambilan yang mahal, maka atas usulan pemerintah daerah dan persetujuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk penyaluran  BOS  dilakukan  setiap  6  (enam)  bulan  (semester),  yaitu  Januari-Juni dan Juli-Desember.


Silahkan Unduh Petunjuk Teknis BOS 2017 agar kita bisa mengetahui secara jelas perubahan yang terjadi pada Petunjuk Teknis BOS 2017 secara komprehensif

 Petunjuk Teknis BOS 2017 Berdasarkan Permendikbud No 8 Tahun 2017

Bagaimana Cara Mengetahui Nomor Peserta UKG Kita ?

1:57:00 PM 0
Halo sobat blogger. Kali ini blogmatematika akan membagikan sebuah postingan dengan tema bagaimana cara Mengetahui nomor peserta UKG. Padahal nomor UKG digunakan dalam kelangsungan kegiatan SIM-PKB atau dalam bahasa kerennya Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. 

Bagi guru yang sudah sertifikasi, Nomor UKG ini harus dimiliki dan wajib memiliki komunitas sendiri sesuai dengan mata pelajaran yang di ampu. Syarat untuk masuk di layanan SIM-PKB adalah kita harus memiliki nomor UKG dan pasword yang bisa kita generate sendiri atau di buatkan oleh ketua komunitas kita.

Bagaimana Jika kita Belum Mengetahui Nomor UKG?


Pertanyaan diatas tentunya sering ditanyakan oleh para guru. Nah sebenarnya semua guru yang sudah terdaftar di dapodik pasti memiliki nomor UKG. Sekalipun belum mengikuti UKG tahun 2015, pasti ada. Yang penting adalah sudah terdaftar di dapodik.

Yang lebih lucu lagi adalah kita tidak mengikuti UKG tahun 2016 tetapi muncul nomor peserta UKG. Nah ini tentunya yang jadi sorotan bahwa sebenarnya UKG tahun 2016 tetap ada tetapi kita tidak melaksanakannya. Entah karena sesuatu dan lain hal.

Hal yang terpenting adalah kita selalu mengikuti perkembangan pendidikan melalui media internet baik itu media sosial berupa facebook ataupun media sosial yang lain. Kalau hanya mengharapkan dari pemerintah daerah yah kita bisa ketinggalan kereta.

Nah intinya dari pertanyaan diatas adalah kita semua punya nomor UKG asalkan sudah terdaftar di dapodik. Lalu bagaimana cara melihatnya padahal kita tidak pernah ikut UKG ?


Bagaimana Cara Mengetahui Nomor UKG Kita ?


Melihat nomor UKG sebenarnya sangat mudah. Mengapa saya bilang mudah ? Karena Nomor UKG sudah ditentukan oleh pusat dan kita tinggal mengaksesnya. Sekalipun kita belum pernah ikut UKG pasti ada.

Tahun 2015 memang pernah ada UKG dan semua guru terdaftar disitu. Kemudian tahun 2016 UKG tidak dilaksanakan dengan kendala satu dan lain hal. Nah disinilah kesulitan guru-guru untuk melihat Nomor UKG mereka jika tahun 2015 tidak mengikuti UKG.

Adapun cara mengetahui Nomor UKG kita adalah sebagai berikut :

# Langkah pertama silahkan buka situs SIM-PKB dan langsung masuk ke Registrasi Akun.

Bagaimana Cara Mengetahui Nomor Peserta UKG Kita ?


# Dihalaman registrasi akun silahkan klik Cari No. UKG

Bagaimana Cara Mengetahui Nomor Peserta UKG Kita ?



# Di pencarian data GTK Silahkan ketikkan nama, Propinsi dan Kota/Kabupaten Kemudian klik Cari GTK Maka nama anda akan muncul.

Bagaimana Cara Mengetahui Nomor Peserta UKG Kita ?



Biasanya muncul beberapa nama. Tinggal sesuaikan saja dengan nama anda masing-masing. 

Nah, setelah kita mengetahui nomor UKG kita, selanjutnya adalah melakukan registrasi akun kita untuk bisa masuk di situs SIM-PKB.

Perlu diketahui bersama bahwa Info GTK sekarang hanya bisa diakses melalui situs SIM-PKB. Nah syaratnya anda harus memiliki akun PKB dan terdaftar di komunitas. Bagi anda yang sudah sertifikasi, silahkan segera mendaftarkan akun anda untuk bisa mengakses layanan GTK anda agar sertifikasi anda bisa cepat dicairkan.

Untuk mendaftar di layanan SIM -PKB bisa di postingan selanjutnya.. Terima kasih.

Kisi-Kisi UN Tahun Pelajaran 2017-2018

5:04:00 PM 1
Halo sobat blogger semuanya, Kali ini blog matematika akan membagikan kisi-kisi UN tahun pelajaran 2017-2018. Kisi-kisi ini memuat satuan pendidikan SMK, SMA, SMP, Paket B dan Paket C. 

Kisi-Kisi UN Tahun Pelajaran 2017-2018


Kisi-Kisi UN tahun pelajaran 2017-2018 memuat Pengetahuan dan Pemahaman, Aplikasi dan Penalaran. Belum pada tahap pemecahan masalah kok. Jadi cukup aman untuk para peserta didik.

Nah kalau kita lihat kisi-kisi UN tahun pelajaran 2017-2018 ini masih serupa dengan Kisi-kisi UN tahun 2016-2017. Jadi secara tidak langsung soal UN yang akan jauh berbeda dengan tahun lalu. 

Untuk soal-soal UN tahun lalu bisa menghubungi Guru mata pelajaran masing-masing dan Untuk matematika bisa pantengin Blog ini yah.

Nah mengingat kisi-kisi UN sudah keluar, diharapkan para peserta didik dapat berlomba-lomba belajar dan meningkatkan intensitas belajarnya baik di rumah maupun di sekolah. Terlebih jika calon peserta UN (peserta didik) dapat belajar di internet yang memang sudah gudangnya ilmu. 

Untuk matematika sendiri tingkatan SMK terdiri dari 3 tingkatan yaitu kelompok matematika teknik terdiri dari lingkup materi Aljabar, Geometri dan Trigonometri, Statistika dan Peluang, serta Kalkulus.

Untuk matematika Akuntansi SMK terdiri dari ruang lingkup Aljabar, Geometri, Statistika dan Peluang sedangkan matematika SMK pariwisata terdiri dari ruang lingkup Aljabar, Geometri dan Trigonometri  serta Statistika.

Untuk SMK Negeri 1 Moilong sendiri direncanakan akan mengadakan Ujian nasional berbasis Komputer (UNBK) dan tentunya kisi-kisinya tetap sama dengan yang melakukan Ujian nasional berbasis Pensil Kertas (UNKP).


Unduh Kisi-Kisi UN Tahun Pelajaran 2017-2018


Bagi anda yang membutuhkan Kisi-Kisi UN Tahun Pelajaran 2017-2018 silahkan unduh pada tautan dibawah ini. Gratis kok. Semoga bermanfaat.

Untuk mata pelajaran matematika bisa pantengin terus blog ini yah. Banyak yang baru-baru kok disini.

Rencana UN matematika tahun 2017 kemarin akan saya bahas disini. Mudah-mudahan jika waktunya cukup.

Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Matematika Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017

6:29:00 PM 0
Halo sobat blogger, kali ini saya akan mencoba mengupload Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Matematika Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Di postingan sebelumnya sudah saya posting Buku Siswa Mata Pelajaran Matematika Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2016. Nah mengingat sekarang sudah ada yang baru yaitu edisi 2017 maka saya coba upload di blog ini.

Kita tahu bahwa untuk kurikulum 2013 saat ini guru dan siswa di tuntut untuk memiliki buku paket yang sudah disediakan gratis oleh pemerintah. Mumpung masih disediakan gratis kita ambil saja. Nanti kalau bayar kan alasan kita tidak ada duit.

Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Matematika Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017


Kembali lagi pada pembahasan kita kali ini, bahwa Buku guru dan buku siswa ini sebenarnya sama isinya. Hanya saja untuk buku guru ini lebih ringkas dan berisi instruksi dalam pembelajaran.

Apa Bedanya Buku Matematika Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2016 dengan Edisi Revisi 2017?


Sekarang mari kita coba bedah isi bukunya sedikit. Setelah kita lihat, ternyata isinya sama saja dengan buku matematika Kurikulum 2013 revisi 2016. Yang berbeda hanya halaman buku saja dan profil penulis yang ditambahkan di akhir buku. Untuk isinya ya sama saja kok.

Saya melihat untuk materi pertama masih banyak tulisan yang salah ketik dan penyelesaian contoh yang salah ketik. Jangan sampai edisi revisi ini hanya membuang anggaran saja yang sebenarnya bukan direvisi tetapi hanya di lihat-lihat sampulnya saja.

Apa isi buku Pelajaran Matematika Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 ini ?


Nah kalau kita melihat daftar isinya kita akan melihat bahwa buku  matematika kurikulum 2013 revisi 2017 ini cukup baik dan  cocok sekali dengan perkembangan zaman. Saya pribadi tidak mengerti kenapa materi Logaritma di hilangkan dari buku ini. Padahal itu adalah materi yang sangat penting dan sangat berkaitan dengan perkembangan ilmu pengerahuan sekarang ini.

Dalam pandangan lain, saya merasa kurang puas dengan penyajian buku ini, yah walaupun saya tidak bisa menulis buku. Tetapi untuk buku standar nasional tentunya ya harus di buat sebagus mungkin yah. Tidak kayak Buku Kurikulum 2013 ini.

Coba kita tengok Daftar isinya.

Bab 1    Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linear Satu  Variabel


1.1    Konsep Nilai Mutlak

1.2    Persamaan Nilai Mutlak Linear Satu Variabel

1.3    Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linear Satu Variabel

Bab 2  Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel


2.1    Menyusun dan Menemukan Konsep Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel

2.2    Penyelesaian Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel

BAB 3  Fungsi


3.1    Memahami Notasi, Domain, Range, dan Grafik Suatu   Fungsi

3.2    Operasi Aljabar pada Fungsi

3.3    Menemukan Konsep Fungsi Komposisi

3.4    Sifat-Sifat Operasi Fungsi Komposisi

3.5    Fungsi Invers

3.6    Menemukan Rumus Fungsi Invers

BAB 4  Trigonometri


4.1    Ukuran Sudut (Derajat dan Radian)

4.2    Perbandingan Trigonometri pada Segitiga Siku-Siku

4.3    Nilai Perbandingan Trigonometri untuk $0^{\circ} , 30^{\circ} , 45^{\circ} , 60^{\circ}$ , dan $90^{\circ}$

4.4    Relasi Sudut

4.5    Identitas Trigonometri

4.6    Aturan Sinus dan Cosinus

4.7    Grafik Fungsi Trigonometri

Daftar isi diatas saya ambil dari buku siswa kelas X kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Materinya cukup padat dan bagus sih. Mudah-mudahan kedepannya akan saya bahas satu persatu setiap pertemuan. Dan kita bisa melihat dimana letak kekeliruan dan kita bisa membenarkannya bersama-sama.

Dimana nih Downloadnya Buku Matematika Kurikulum 2013 ini ?


Bagi rekan-rekan guru ataupun adik-adik peserta didik yang pengen mengambil bukunya silahkan download pada link yang sudah saya berikan di sini. Silahkan di cetak dan Di Gandakan seperlunya, tetapi jangan di jual yah. Dapatnya gratis masak di jual. hehehe :D

Silahkan download di tautan berikut ini. Jika bermanfaat, silahkan share ke teman-teman yah...

Buku Guru

Buku Siswa

Buku Siswa Mata Pelajaran Matematika Kurikulum 2013 SMK Edisi Revisi 2016

9:36:00 PM 0
Halo sobat blogger. kali ini saya akan memposting tentang Buku Siswa Mata Pelajaran Matematika Kurikulum 2013 SMK Edisi Revisi 2016. Nah Kita tahu bahwa sampai 2019 semua sekolah harus sudah menggunakan kurikulum 2013.

Kurikulum 2013 yang di luncurkan pada tahun 2013-2014 lalu menuai banyak kritikan dan sorotan dari berbagai pihak tak terkecuali aktivis-aktivis pendidikan di Indonesia. Mengingat kurikulum 2013 adalah kurikulum yang terkesan dipaksakan dan tentunya memakan banyak biaya.

Pergantian menteri pendidikan dari Moh. Nuh ke Bpk Anies Baswedan membuat kurikulum 2013 dihentikan untuk sementara waktu dan akan dilakukan proses evaluasi mendalam. Namun bagi sekolah yang sudah melaksanakan kurikulum 2013 sebanyak 2 semester di persilahkan untuk melanjutkan kembali. tetapi bagi sekolah yang baru menggunakan 1 semester maka di minta untuk kembali ke KTSP.

Kurikulum 2013 terus dilakukan evaluasi dari berbagai pihak dan pada 2016 lalu mulai di galakkan kembali pelatihan guru-guru untuk mempersiapkan diri menjadi instruktur Kurikulum 2013 bagi sekolah sasaran yang sudah di tunjuk oleh Bpk Menteri Pendidikan.

Pergantian Menteri Pendidikan dari Bpk Anies Baswedan ke Bpk Muhajir Efendi tentunya membuat angin segar bagi pendidikan. Dimana kurikulum 2013 akan di galakkan kembali dan semua sekolah diwajibkan untuk menggunakan kurikulum 2013 tentunya secara bertahap sampai 2019 nanti. Jadi di tahun 2019 nanti tidak ada sekolah yang masih menggunakan Kurikulum KTSP.

Buku Siswa Mata Pelajaran Matematika Kurikulum 2013 SMK Edisi Revisi 2016


Kurikulum 2013 ada poin penting yang perlu kita garis bawahi yaitu di bagikannya buku siswa secara gratis. Buku siswa tersebut di biayai dengan menggunakan dana BOS untuk triwulan 2. Bayangkan saja 20% anggaran dari dana BOs pada triwulan 2 harus dialokasikan untuk membeli buku kurikulum 2013.

Buku Siswa Mata Pelajaran Matematika Kurikulum 2013 SMK Edisi Revisi 2016


Sebenarnya buku untuk kurikulum 2013 sudah ada di internet dan kita tinggal mengunduhnya secara gratis. Buku tersebut berformat PDF dan bisa di gandakan untuk keperluan pendidikan.

Nah, bagi kita yang belum sempat melihat buku matematika kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2016, berarti anda beruntung bisa masuk ke blog ini. Kenapa ? karena saya akan membagikannya secara gratis. Tidak perlu mencari di google lagi yah karena sudah ada disini.

Buku Siswa Mata Pelajaran Matematika Kurikulum 2013 SMA/SMK sudah berapa kali mengalami revisi dan terakhir revisi tahun 2016 dan katanya siap untuk digunakan. Namun saya melihat masih banyak pengetikan yang salah, konsep yang masih keliru dan beberapa contoh soal yang salah. namun hal itu tidak terlepas dari kita sebagai manusia biasa.

Mudah-mudahan kedepan buku matematika kelas X ini akan kita revisi lembar per lembar sekaligus sebagai hbahan mengajar saya nantinya. Saya akan coba memperbaiki beberapa pengetikan dan konsep yang keliru. Mudah-mudahan kalau tidak ada halangan .. hehe

Untuk bukunya silahkan download pada link di bawah ini..

Download

Dinamika Pengembangan Kurikulum 2013 SMK

9:10:00 PM 0

PENDAHULUAN


A. Latar Belakang


Profil manusia Indonesia yang ingin dihasilkan melalui jenjang pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen), dijabarkan dalam bentuk Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang pada awalnya dimuat dalam Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, kemudian diubah menjadi Permendikbud Nomor 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah, dan diubah terakhir menjadi Permendikbud Nomor 20 Tahun 2016. Namun Lampiran Permendikbud Nomor 20 Tahun 2016 tersebut tidak memuat SKL untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), sementara proses pendidikan di SMK/MAK terus berlangsung. Oleh karena itu, unit kerja terkait –dalam hal ini Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan Direktorat Pembinaan SMK--memandang perlu segera menyusun SKL untuk SMK/MAK, agar dapat digunakan sebagai pegangan dalam proses selanjutnya. Perumusan SKL merupakan tahap awal dalam penyusunan kurikulum, yang selanjutnya perlu diikuti dengan penyusunan Standar Isi (SI), Standar Proses (SP), dan Standar Penilaian Pendidikan (SPP). Proses penyusunan standar-standar tersebut secara prosedural telah selesai dilaksanakan, dan saat ini telah diajukan untuk ditetapkan menjadi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), Pasal 18 ayat (3) menegaskan bahwa “Pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah atas (SMA), madrasah aliyah (MA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan madrasah aliyah kejuruan (MAK), atau bentuk lain yang sederajat. Pada penjelasan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 15 dikemukakan bahwa “Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu”. Lebih lanjut, pada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 26 ayat (3) dikemukakan bahwa “Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah kejuruan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya”.

Bekerja pada bidang tertentu sebagaimana dimaksud UU Sisdiknas di atas tentu sesuai dengan jenis-jenis bidang pekerjaan yang tersedia di lapangan kerja, baik bekerja mandiri atau berwirausaha maupun bekerja pada pihak lain. Karena itulah, penerapan prinsip diversifikasi dalam pengembangan Kurikulum SMK diwujudkan dengan keharusan mengacupada jenis-jenis bidang pekerjaan atau keahlian yang berkembang dan kecenderungan dibutuhkan di dunia kerja dan dunia industri (DU-DI). Jenis-jenis bidang pekerjaan atau keahlian itulah yang kemudian di lingkungan pendidikan menengah kejuruan dikenal dengan sebutan Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan (Spektrum Keahlian PMK). Luas dan percepatan perkembanganbidang-bidang pekerjaan yang ada di DU-DI serta berkembangnya tuntutan kebutuhan pembangunan wilayah/daerah dalam kaitannya dengan perencanaan dan pengembangan ketenagakerjaan untuk memacu pertumbuhan pembangunan di segala bidang, senantiasa memerlukan pemetaan ulang Spektrum Keahlian PMK.

Dalam rangka menyesuaikan kurikulum dengan karakteristik satuan pendidikan SMK, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 70 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) yang kemudian diubah menjadi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013SMK/MAK, pada lampiran 1a terkait dengan Struktur Kurikulum SMK/MAK antara lain ditegaskan bahwa dalam penetapan penjurusan sesuai dengan bidang/program/paket keahlian mempertimbangkan Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Berdasarkan Permendikbud Nomor 70 Tahun 2013 tersebut, maka diterbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 7013/D/KP/2013 tentang Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan. Pada keputusan tersebut ditegaskan bahwa “Spektrum Keahlian sebagaimana dimaksud merupakan acuan dalam pembukaan dan penyelenggaraan bidang/program/paket keahlian pada SMK/MAK”.

Spektrum tersebut yang menjadi satu-satunya acuan dalam pengembangan dan penyelenggaraan jenis-jenis program pendidikan pada satuan pendidikan menengah kejuruan (SMK/MAK), ternyata ada perubahan pengorganisasian program pendidikan pada SMK/MAK sebagaimana terkandung dalam Permendikbud Nomor 70 Tahun 2013, sehingga harus dikeluarkan Keputusan Dirjen Dikmen tentang Spektrum Keahlian PMK seiring dengan lahirnya Kurikulum 2013 SMK. Secara logis-legalitas, dengan lahirnya Permendikbud Nomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 SMK/MAK menggantikan Permendikbud Nomor 70 Tahun 2013, maka Spektrum PMK yang merupakan peraturan turunannya harus juga disesuaikan.



Di sisi lain terdapat surat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Nomor B.14/MENKO/PMK/I/2015 tanggal 27 Januari 2015 perihal Hasil Rakor Tingkat Menteri tentang Link and Match Pendidikan Kejuruan dengan Pembangunan Ekonomi, yang di antara sekian banyak kesepakatannya untuk ditindaklanjuti adalah: (1) Melakukan review terhadap Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan dan Politeknik dan (2) Melakukan Penataan Program Keahlian di SMK melalui Program Reengineering.
Dua kenyataan di atas menjadi alasan bagi Direktorat Pembinaan SMK untuk segera melakukan penataan ulang Spektrum Keahlian PMK yang ada, agar lebih memenuhi tuntutan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

Penataan spektrum ini harus terus-menerus memperhatikan dan mengantisipasi perkembangan yang terjadi dalam proses penyusunan standar PMK, khususnya penyusunan SKL dan SI yang isinya harus menjadi dasar dan acuan dalam penyusunan Spektrum Keahlian PMK yang meliputi penataan jenis-jenis program pendidikan, penataan struktur kurikulum, dan penataan kompetensi dasar PMK.

B. Tujuan


Penataan ulang Spektrum Keahlian, Struktur Kurikulum, dan Kompetensi Dasar PMK bertujuan untuk:
  1. Menata kembali berbagai ketentuan dan aturan yang terkait dan terkandung pada Spektrum Keahlian PMK dan Kompetensi Dasar Kejuruan pada SMK/MAK, sehingga aturan-aturan tersebut jelas hirarchinya, selaras satu sama lain, dan tidak berpotensi menimbulkan konflik pada implementasinya.
  2. Merumuskan dan menata kembali Spektrum Keahlian PMK dalam bentuk Kompetensi Keahlian yang relatif memiliki kesetaraan dan mengakomodasi kebutuhan dunia kerja, kemudian dikelompokkan dalam Program Keahlian dan Bidang Keahlian secara homogin.
  3. Merumuskan dan menata kembali Struktur Kurikulum masing-masing Kompetensi Keahlian yang dapat mengakomodasi kebutuhan dunia kerja terkait, kebutuhan peserta didik, dan memenuhi ketentuan Standar Pendidikan Nasional.
  4. Merumuskan dan menata kembali KI-KD untuk setiap Kompetensi Keahlian yang telah ditetapkan pada spektrum dengan mempertimbangkan keluasan dan kedalaman yang implementable, dibedakan atas Dasar Bidang Keahlian, Dasar Program Keahlian, dan Kompetensi Keahlian, serta memenuhi kaidah-kaidah penulisannya.
  5. Mengelompokkan (clustering) KI-KD muatan peminatan kejuruan menjadi mata pelajaran kelompokdasar kejuruan, dasar keahlian, dan kompetensi keahlian yang mengacu pada skema uji dan sertifikasi kompetensi.


C. Ruang Lingkup Pedoman


Ruang lingkup pedoman ini berisi pedoman tentang penataan ulang Spektrum Keahlian PMK, Struktur Kurikulum, dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Pendidikan Menengah Kejuruan.

D. Hasil yang Diharapkan


Hasil yang diharapkan dari kegiatan Penataan Spektrum Keahlian, Struktur Kurikulum, dan Kompetensi Dasar (KD)Pendidikan Menengah Kejuruan ini adalah:

  1. Tertatanya Spektrum Keahlian PMK dalam bentuk Kompetensi Keahlian yang memiliki kesetaraan satu sama lain, untuk mengakomodasi kebutuhan dunia kerja, dikelompokkan dalam Program Keahlian dan Bidang Keahlian, serta memenuhi ketentuan Standar Nasional Pendidikan.
  2. Tertatanya Struktur Kurikulum masing-masing Kompetensi Keahlian yang mengakomodasi kebutuhan dunia kerja terkait, kebutuhan peserta didik, serta memenuhi ketentuan Standar Nasional Pendidikan.
  3. Tertatanya KI-KD untuk setiap Kompetensi Keahlian yang telah ditetapkan, memiliki keluasan dan kedalaman yang implementable, dibedakan atas DasarKejuruan, Dasar Program Keahlian dan Kompetensi Keahlian, serta memenuhi kaidah-kaidah penulisan.
  4. Terumuskannya mata pelajaran kelompokmuatan Nasional,muatan Kewilayahan, muatan Dasar Kejuruan,muatan Dasar Keahlian, dan muatan Kompetensi Keahlian untuk setiap Bidang Keahlian, Program Keahlian, dan Kompetensi Keahlian.


KONSEP PENATAAN SPEKTRUM KEAHLIAN PMK


A. Pengertian


Spektrum Keahlian PMK adalah jenis-jenis program pendidikan serta rambu-rambu penyelenggaraan program pendidikan pada SMK/MAK, sebagai acuan dalam membuka dan mengembangkan program pendidikannya.

Jenis-jenis program pendidikan pada Spektrum Keahlian diorganisasikan dalam bentuk bidang keahlian, program keahlian, dan kompetensi keahlian, dilengkapi dengan struktur kurikulum serta ruang lingkup kompetensi untuk masing-masing kompetensi keahlian.

Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Pasal 80 ayat (3) bahwa satuan program pendidikan di SMK/MAK disebut Kompetensi Keahlian, makadalam penataan spektrumini istilah Paket Keahlian yang digunakan untuk menyebut satuan program pendidikan pada Spektrum Keahlian PMK sebelumnya, diubah menjadi Kompetensi Keahlian.

B. Fungsi


Spektrum Keahlian PMK berfungsi sebagai dasar pengembangan program peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing lulusan pendidikan menengah kejuruan (SMK/MAK) baik dalam lingkup nasional, regional maupun internasional. Sedangkan fungsi Spektrum Keahlian PMK dalam konteks penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan pada SMK/MAK antara lain sebagai berikut.

  1. Memberikan acuan dalam pengembangan dan penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan pada SMK/MAK, khususnya dalam pembukaan dan penyelenggaraan bidang/program/kompetensi keahlian;
  2. Memberikan acuan dalam pengembangan kurikulum, pembelajaran, dan penilaian pendidikan dan pelatihan pada tingkat satuan pendidikan SMK/MAK;Menjadi acuan dalam menentukan tingkat efektivitas dan relevansi pendidikan dan pelatihan pada SMK/MAK, dan
  3. Menjadi acuan untuk pelaksanaan penilaian dan akreditasi SMK/MAK.


C. Hakikat Spektrum Keahlian PMK


Spektrum Keahlian PMK pada hakikatnya merupakan wahana untuk mengakomodasi kebutuhan dunia kerja secara kontekstual dengan potensi lingkungan, diorganisasikan dalam bentuk Bidang Keahlian, Program Keahlian, dan Kompetensi Keahlian.

  1. Bidang Keahlian merupakan kumpulan program keahlian yang memiliki kesamaan karakteristikdan memerlukan dasar bidang kajian yang sama.
  2. Program Keahlian merupakan kumpulankompetensi keahlian yang memiliki karakteristik dasar-dasar keahlian/pekerjaan/tugas yang sama.
  3. Kompetensi Keahlian adalah satuan program pendidikan dan pelatihan yang didasarkan atas tugas-tugas pada jabatan/pekerjaan tertentu, dengan durasi pendidikan dan pelatihan satuan pendidikan menengah 3 atau 4 tahun. Pada suatu Kompetensi Keahlian yang dibuka, SMK/MAK dapat mengkhususkan kompetensi tertentu sesuai dengan tuntutan kebutuhan dunia kerja terkait (konsentrasi keahlian) dengan tidak mengabaikan kemampuan dasar keahlian yang bersangkutan.


Kompetensi Keahlian sebagai satuan program pendidikan pada SMK/MAK harus memenuhi kriteria sebagai berikut.

  1. Kompetensi keahlian merupakan program pendidikan kejuruan yang mampu membentuk lulusan menguasai suatu jenis jabatan profesi keahlian formal yang berjenjang, agar pengalaman belajar atau skill yang diperoleh peserta didik lebih bermakna bagi dirinya untuk hidup mandiri atau melanjutkan ke pendidikan vokasional yang lebih tinggi. Oleh karena itu, lapangan kerja lulusan setiap kompetensi keahlian harus terdeskripsikan secara jelas dan spesifik.
  2. Setiap satuan program pendidikan (kompetensi keahlian) dilengkapi dengan ruang lingkup kompetensi yang mengacu kepada standar kompetensi yang digunakan di dunia kerja; standar-standar kompetensi kerja yang berlaku secara Nasional, Regional, maupun Internasional seperti Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), standar industri tertentu, standar asosiasi atau komunitas tertentu yang diakui keberadaannya. Ruang lingkup kompetensi tersebut kemudian dikemas dengan memperhatikan rambu-rambu Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
  3. Suatu program pendidikan dinyatakan layak sebagai sebuah kompetensi keahlian, apabila untuk menguasainya (khusus kejuruannya) memerlukan waktu minimal tatap muka terstruktur 2856jam pelajaran @ 45 menit untuk program pendidikan 3 tahun atau 4284jam pelajaran @ 45 menituntuk program pendidikan 4 tahun dengan kompetensi-kompetensi yangutuh dan komprehensif meliputi dasar bidang, dasar program, dan kompetensi keahlian.
  4. Perbedaan muatan kompetensi satu satuan program pendidikan (Kompetensi Keahlian)dengan Kompetensi Keahlian yang lainnya dalam satu Program Keahlian minimal 35 %, dilihat dari bobot beban belajar peserta didik.
  5. Mempertimbangkan tahapan perkembangan peserta didik secara fisik dan psikologis.

Pengertian Spektrum Keahlian PMK diperluas sebagaimana yang dimaksud dalam program pengembangan Kurikulum SMK yang dirancang oleh Direktorat Pembinaan SMK, yaitu tidak semata-mata mengenai daftar jenis-jenis program pendidikan pada SMK tetapi meliputi daftar Kompetensi Keahlian, Struktur Kurikulum masing-masing Kompetensi Keahlian, dan KI-KD seluruh Mata Pelajaranuntuk setiap Kompetensi Keahlian pada SMK. Bahkan, akan sangat bagus jika dilengkapi dengan “Deskripsi Singkat” untuk masing-masing Kompetensi Keahlian

KONDISI SEKARANG


A. Spektrum Keahlian PMK



  1. Jenis-jenisprogram pendidikan yang dikembangkan pada SMK/MAK (disebut spektrum keahlian) pada dasarnya merupakan keahlian-keahlian atau jabatan-jabatan pekerjaan (occupation) yang ada dan berkembang di dunia kerja.
  2. Suatu keahlian atau jabatan pekerjaan yang ada dapat berupa hasil pemfusian dari sejumlah disiplin keilmuan.
  3. Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Dikbud Nomor 7013/D/KP/2013, Spektrum Keahlian PMK terdiri atas 9 (sembilan) Bidang Keahlian, 46 Program Keahlian, dan 128 Paket Keahlian sebagaimana dapat ditelaah pada Tabel 1 berikut (daftar selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 1). Pada spektrum ini nama satuan program pendidikan disebut Paket Keahlian, selanjutnya dalam perubahan spektrum yang dirancangkan diubah menjadi Kompetensi Keahlian.

Tabel 1

REKAPITULASI BIDANG/PROGRAM/PAKETKEAHLIAN

PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN 2013


BIDANG KEAHLIAN

PROGRAM KEAHLIAN
PAKET KEAHLIAN

1.  Teknologi dan Rekayasa1862
2.  Teknik Informasi dan Komunikasi37
3.  Kesehatan26
4.  Agribisnis dan Agroteknologi616
5.  Perikanan dan Kelautan38
6.  Bisnis dan Manajemen35
7.  Pariwisata47
8.  Seni Rupa dan Kriya210
9.  Seni Pertunjukan57
JUMLAH46128

Spektrum Keahlian tersebut merupakan acuan bagi sekolah (SMK/MAK) untuk membuka dan mengembangkan program pendidikan. Sekolah hanya boleh membuka atau menyelenggarakan program pendidikan sesuai dengan spektrum keahlian yang berlaku.

  1. Beberapa nama Program/Paket Keahlian dan pengelompokannya masih ada yang perlu dikaji kembali dan disesuaikan, misalnya:
    • Pengelompokan beberapa Paket Keahlian yang hanya mempertimbangkan kesamaan bidang/lapangan pekerjaan, tetapi secara keahlian dan keilmuan tidak saling berhubungan, misalnya pada Program Keahlian Kesehatan yang mewadahi Keperawatan, Keperawatan Gigi, Analisis Kesehatan, Farmasi dan Farmasi Industri; sulit sekali mencari kesamaan Dasar Keahlian/Keilmuan yang sama antara keperawatan dan kefarmasian.
    • Pengelompokan Program Keahlian yang tidak setara contohnya pada Program Keahlian Kesehatan dan Perawatan Sosial pada Bidang Keahlian Kesehatan, sehingga sulit merumuskan tuntutan kompetensi yang sama pada tingkat bidang keahlian.
  2. Adanya peraturan perundangan baru sehingga perlu penyesuaian terhadap Paket Keahlian pada Bidang Keahlian Kesehatan.
    • Bidang Keahlian Perikanan dan Kelautan yang mewadahi Program Keahlian Teknologi Penangkapan Ikan, Program Keahlian Teknik dan Produksi Perikanan Budidaya, dan Program Keahlian Pelayaran tampak kurang homogin.
    • Demikian pula nama Program Keahlian Teknologi Penangkapan Ikan yang mewadahi Paket Keahlian Nautika dan Paket Keahlian Teknika tidak konsisten dengan nama Program Keahlian Pelayaran yang juga mewadahi Paket Keahlian Nautika dan Paket Keahlian Teknika. Sepintas difahami yang membedakan keduanya adalah jenis kapal dan tujuan pelayaran.
  3. Beberapa nama Paket Keahlian dianggap kurang familier di masyarakat umum, kurang marketable dan tidak mudah dikenali. Sekolah merasa kesulitan dalam menawarkan dan memasarkan program keahlian yang dibuka. Contoh Paket Keahlian Teknik Kendaraan Ringan.
  4. Program keahlian yang terlalu spesifik/sempit akan menyulitkan penempatan dan peluang bekerja bagi lulusannya. Contoh Tata Kecantikan Rambut, dan Tata Kecantikan Kulit.
  5. Diperlukan kajian lebih mendalam tentang kelayakan setiap paket keahlian untuk durasi pembelajaran pada pendidikan menengah 3 dan atau 4 tahun.
  6. Masih perlu penggalian program keahlian yang berorientasi pada keunggulan lokal yang belum terwadahi.
  7. Sangat diperlukan ada kajian program keahlian yang memiliki nilai jual internasional sebagai pendukung program sekolah unggulan/rujukan.
  8. Masih perlu pendalaman tentang keterkaitan program/paket keahlian yang dibuka dengan KKNI (terutama kaitannya dengan levelling) dan Standar Kompetensi Kerja yang berlaku dalam rangka skema pengujian dan sertifikasi.
  9. Ruang lingkup kompetensi dan cara merumuskan Kompetensi Dasar untuk kejuruan/keahlian masih sangat bervariasi dan belum terstandar.

  1. Struktur Kurikulum

Struktur Kurikulum SMK/MAK yang berlaku dirancang sebagai kesatuan jenjang pendidikan menengah, dimana SMK/MAK bersama-sama SMA/MA dipandang sebagai satu entitas jenjang pendidikan yang sama; jenjang pendidikan menengah. Pandangan tersebut mengharuskan SMK/MAK dan SMA/MA bersama-sama memiliki standar minimal yang sama sebagai pendidikan menengah.

Atas dasar pertimbangan tersebut, struktur kurikulum pendidikan menengah dirancang mengandung 3 (tiga) komponen program, yaitu:

  1. Kelompok mata pelajaran A; diklasifikasikan sebagai program wajib, ditetapkan dan berlaku sama secara Nasional, baik isi maupun alokasi waktunya.
  2. Kelompok mata pelajaran B; diklasifikasikan sebagai program wajib, ditetapkan secara Nasional tapi Daerah boleh memodifikasi dan menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kearifan setempat.
  3. Kelompok mata pelajaran C; merupakan kelompok mata pelajaran pilihan sesuai dengan minat peserta didik.


Tabel 2 berikut adalah struktur kurikulum pendidikan menengah secara generik.
Tabel 2

STRUKTUR KURIKULUM PENDIDIKAN MENENGAH

(GENERIK)



Mata Pelajaran

Kelas
XXI
XII

Kelompok A (Wajib)
1Pendidikan Agama dan Budi Pekerti333
2Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan222
3Bahasa Indonesia444
4Matematika444
5Sejarah Indonesia222
6Bahasa Inggris222
Kelompok B (Wajib)
7Seni Budaya222
8Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan333
9Prakarya dan Kewirausahaan222
Jumlah JP Kelompok A dan B per Minggu242424
Kelompok C (Peminatan)
Mapel Peminatan Akademik (SMA)182020
Mapel Peminatan Akademik dan Vokasi (SMK)242424
Jumlah JP per Minggu (SMA)424444
Jumlah JP per Minggu (SMK)484848

Materi ini disampaikan saat mengikuti kegiatan BIMTEk pengembangan Kurikulum 2013 untuk SMK di LPMP Palu Sulawesi Tengah

Untuk lebih lengkapnya bisa anda download di sini

DOWNLOAD